Tak ada keberhasilan tanpa usaha

February 23, 2016 by abahzaky2014

Copas dari sebelahnya MJT grup

 

๐ŸŒป๐ŸŒนSalaam๐ŸŒน๐ŸŒป
๐ŸŒœMenu Sarapan Al-Qur’an kita hari ini๐ŸŒ›
Tak Ada Keberhasilan Tanpa Usaha | Khazanah Al-Qur’an ใ€‹ใ€‹ http://bit.ly/1XCSY0P
Khazanahalquran.com โ€“ Hayalan dan angan-angan adalah musuh terbesar dalam diri manusia. Banyak yang berhayal mendapatkan sesuatu tanpa perlu usaha. Cukup dengan duduk manis dan berdoa lalu ia berharap semua keinginannya akan terwujud.
Dengan jelas Al-Qurโ€™an selalu mengajarkan untuk tidak hidup dengan angan-angan dan hayalan belaka,
ู„ูŽู‘ูŠู’ุณูŽ ุจูุฃูŽู…ูŽุงู†ููŠูู‘ูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ุง ุฃูŽู…ูŽุงู†ููŠูู‘ ุฃูŽู‡ู’ู„ู ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู ู…ูŽู† ูŠูŽุนู’ู…ูŽู„ู’ ุณููˆุกุงู‹ ูŠูุฌู’ุฒูŽ ุจูู‡ู
โ€œ(Pahala dari Allah) itu bukanlah angan-anganmu dan bukan (pula) angan-angan ahli kitab. Barangsiapa mengerjakan kejahatan, niscaya akan dibalas sesuai dengan kejahatan itu.โ€ (QS.An-Nisaโ€™:123)

Bahkan salah satu penyebab sengsaranya seseorang di akhirat adalah karena hanya hidup dalam angan-angan. Seperti Firman Allah swt,
ูˆูŽุบูŽุฑูŽู‘ุชู’ูƒูู…ู ุงู„ู’ุฃูŽู…ูŽุงู†ููŠูู‘
โ€œDan kalian ditipu oleh angan-angan kosong.โ€ (QS.Al-Hadid:14)

Kita semua tau doa bagi seorang mukmin adalah senjata yang paling ampuh untuk menyelesaikan berbagai masalah, namun apa artinya doa tanpa usaha. Logika Al-Qurโ€™an tidak pernah mengajarkan berdoa saja tanpa usaha. Buktinya, Rasulullah saw harus berdarah-darah keluar masuk medan peperangan untuk berjuang. Padahal dengan mengangkat tangan saja, semua musuh dapat terkalahkan.
Allah Mengajarkan para nabi untuk berusaha semaksimal mungkin, padahal mereka adalah para kekasih Allah swt. Lalu siapa kita yang berhayal mendapatkan sesuatu tanpa usaha? Apakah kita merasa diatas para nabi?
Berikut ini adalah contoh bagaimana Allah menuntut usaha para nabi, padahal dengan mudah Allah Mampu Memberi keselamatan dan kemudahan bagi mereka. Namun Sunnatullah berkata lain, siapa yang berusaha, dialah yang akan mendapatkan hasilnya.
Nabi Nuh as diperintahkan untuk membuat perahu, padahal Allah Mampu Menyelamatkan rumah beliau dari banjir.
ูˆูŽุงุตู’ู†ูŽุนู ุงู„ู’ููู„ู’ูƒูŽ ุจูุฃูŽุนู’ูŠูู†ูู†ูŽุง ูˆูŽูˆูŽุญู’ูŠูู†ูŽุง ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูุฎูŽุงุทูุจู’ู†ููŠ ูููŠ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุธูŽู„ูŽู…ููˆุงู’ ุฅูู†ูŽู‘ู‡ูู… ู…ูู‘ุบู’ุฑูŽู‚ููˆู†ูŽ
โ€œDan buatlah kapal itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah engkau bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim. Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.โ€ (QS.Huud:37)

Nabi Luth as diperintahkan untuk keluar dari desa yang akan dihancurkan, padahal Allah Mampu Menyelamatkan beliau dan membinasakan yang lain.
ููŽุฃูŽุณู’ุฑู ุจูุฃูŽู‡ู’ู„ููƒูŽ ุจูู‚ูุทู’ุนู ู…ูู‘ู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ูŠู’ู„ู ูˆูŽู„ุงูŽ ูŠูŽู„ู’ุชูŽููุชู’ ู…ูู†ูƒูู…ู’ ุฃูŽุญูŽุฏูŒ
โ€œPergilah bersama keluargamu pada akhir malam dan jangan ada seorang pun di antara kamu yang menoleh ke belakang.โ€ (QS.Huud:81)

Nabi Ayyub as diperintahkan untuk berusaha dan berobat agar sembuh, padahal Allah Mampu Menyembuhkannya tanpa obat.
ุงุฑู’ูƒูุถู’ ุจูุฑูุฌู’ู„ููƒูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ู…ูุบู’ุชูŽุณูŽู„ูŒ ุจูŽุงุฑูุฏูŒ ูˆูŽุดูŽุฑูŽุงุจูŒ
(Allah Berfirman), โ€œHentakkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum.โ€ (QS.Shad:42)

Sayyidah Maryam as diperintahkan untuk menggoyang pohon kurma, padahal Allah Mampu Menurunkan buahnya tanpa perlu digoyangkan.
ูˆูŽู‡ูุฒูู‘ูŠ ุฅูู„ูŽูŠู’ูƒู ุจูุฌูุฐู’ุนู ุงู„ู†ูŽู‘ุฎู’ู„ูŽุฉู ุชูุณูŽุงู‚ูุทู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒู ุฑูุทูŽุจุงู‹ ุฌูŽู†ููŠู‘ุงู‹
โ€œDan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.โ€ (QS.Maryam:25)

Semua ayat diatas mengajarkan bahwa tiada sesuatu yang akan didapat tanpa adanya usaha. Segala sesuatu akan diraih jika melalui jalur dan prosedur yang tepat,
ูˆูŽุฃู’ุชููˆุงู’ ุงู„ู’ุจููŠููˆุชูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูŽุจู’ูˆูŽุงุจูู‡ูŽุง ูˆูŽุงุชูŽู‘ู‚ููˆุงู’ ุงู„ู„ู‘ู‡ูŽ ู„ูŽุนูŽู„ูŽู‘ูƒูู…ู’ ุชููู’ู„ูุญููˆู†ูŽ
โ€œMasukilah rumah-rumah dari pintupintunya, dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.โ€ (QS.Al-Baqarah:189)

Tapi bukankah semua yang kita miliki berasal dari Allah?
ูˆูŽู…ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุตู’ุฑู ุฅูู„ุงูŽู‘ ู…ูู†ู’ ุนูู†ุฏู ุงู„ู„ู‘ู‡ู
โ€œDan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah.โ€ (QS.Al-Anfal10)

Ya, kita semua yakin bahwa semua yang kita miliki berasal dari Allah swt. Tapi ingat, dalam ayat lain Allah tidak melupakan jasa kaum mukminin yang berjuang dijalan-Nya.
ูˆูŽุฅูู† ูŠูุฑููŠุฏููˆุงู’ ุฃูŽู† ูŠูŽุฎู’ุฏูŽุนููˆูƒูŽ ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุญูŽุณู’ุจูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠูŽ ุฃูŽูŠูŽู‘ุฏูŽูƒูŽ ุจูู†ูŽุตู’ุฑูู‡ู ูˆูŽุจูุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ
โ€œDan jika mereka hendak menipumu, maka sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi Pelindung) bagimu. Dia-lah yang Memberikan kekuatan kepadamu dengan pertolongan-Nya dan dengan (dukungan) orang-orang Mukmin.โ€ (QS.Al-Anfal:62)

Maka logika Al-Qurโ€™an mengajarkan kepada kita bahwa semua yang kita dapatkan adalah murni pemberian dari-Nya, tapi usaha tetap berasal dari diri kita sendiri. Kita tidak pernah tau dimana letak rezeki kita, bisa saja kita berusaha disini namun Allah Memberikan rezeki-Nya ditempat lain.
Kita hanya dituntut untuk berusaha, sementara pemberian hanya dari-Nya.
ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุฅูู† ุชูŽู†ุตูุฑููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูŠูŽู†ุตูุฑู’ูƒูู…ู’
โ€œWahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan Menolongmu.โ€ (QS.Muhammad:7)
Semoga bermanfaat.(WA sebelah)