Istiqamah. Bab 8 kitab Riyadhus Sholihin

January 5, 2016 by abahzaky2014

Ringkasan:

 

1. Berpegang teguh di jalan yang benar. Dekatilah kebenaran dan tepatkanlah usahamu.

 

2. Jika teguh pendirian di jalan Allah maka malaikat akan turun dan berkata agar jangan takut dan bersedih, dan menjanjikan masuk surga Allah.

 

 

4. Karunia Allah swt kepada hambahNya jauh lebih luas dari amalan mereka.

 

5. Seorang tidak berhak masuk surga dengan amalnya selama tidak memperoleh rahmat dari Allah swt.

 

6. Kewajiban seorang mukmin adalah bekerja dengan dibarengi doa agar memperoleh rahmat dan pertolongan Allah swt dengan mendapatkan surga.
7. Istiqamah merupakan tingkatan  spiritual yang tinggi yang menunjukkan kesempurnaan iman dan tekad yang tinggi.
8. Umar bin Khattab ra berkata : Istiqamah yaitu engkau mematuhi perintah dan larangan serta tidak berbolak balik darinya seperti berbolakbaliknya serigala.
Ayat-ayat AlQuran terkait :

 

ayat 112 surat Al Huud;

 

فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا ۚ إِنَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ  ﴿١١٢﴾

؅112. Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

ayat 30-32 surat Al Fushshilat.

ayat 13-14 surat Al-Ahqaf.

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ  ﴿١٣﴾؅

13. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.

أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ خَالِدِينَ فِيهَا جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ  ﴿١٤﴾؅

14. Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.

 ayat 32 surat al Nahl

 الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ طَيِّبِينَ ۙ يَقُولُونَ سَلَامٌ عَلَيْكُمُ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ  ﴿٣٢﴾

؅32. (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): “Salaamun’alaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan”.

ayat 34 surat Ibrahim:

وَآتَاكُمْ مِنْ كُلِّ مَا سَأَلْتُمُوهُ ۚ وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَتَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَظَلُومٌ كَفَّارٌ  ﴿٣٤﴾؅

34. Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)

 adapun hadist2nya :

وعن أبي عمرو، وقيل‏:‏ أبي عمرة سفيان بن عبد الله رضي الله عنه قال‏:‏ قلت‏:‏ يا رسول الله قل لي في الإسلام قولاً لا أسأل عنه أحداً غيرك‏.‏ قال‏:‏ ‏ ‘‏قل آمنت بالله‏:‏ ثم استقم‏’‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏‏

Aku bertanya :’ Ya Rasulullah , katakanlah kepadaku suatu ucapan tentang Islam, sehingga aku tidak menanyakan lagi kepada orang lain.

Rasulullah saw bersabda : ‘ katakanlah ‘Aku beriman kepada Allah’ kemudian istiqamahlah’

hadist ini terkait dengan ayat 30  al fushshilat diatas, yaitu :

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ  ﴿٣٠؅

artinya :

30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.

hadist lain :

وعن أبي هريرة رضي الله عنه ‏:‏ قال‏:‏ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم قاربوا وسددوا، واعلموا أنه لن ينجو أحد منكم بعمله‏’‏ قالوا‏:‏ ولا أنت يا رسول الله ‏؟‏ قال‏:‏ ‏’‏ولا أنا إلا أن يتغمدنى الله برحمة منه وفضل‏’‏ ‏(‏‏(‏رواه مسلم‏)‏‏)‏‏.‏

Dekatilah kebenaran dan tepatkanlah usahamu. Ketahuilah bahwa tidak seseorang pun yang dapat selamat karena amalnya .

para sahabat bertanya : ‘ Tidak pula engkau ya Rasulullah?.

Beliau menjawab : Tidak pula aku, kecuali jika Allah menutupi diriku dengan rahmat dan keutamaan dari Nya.