Peran Habib Ahmad bin Abdullah bin Thalib Alatas di Masjid Wakaf Pekalongan

March 9, 2017 by abahzaky2014

Copas dari MJT grup
*Peran Al-Hb.Ahmad b AbduLLAH b Thalib Alatas di Masjid Wakaf*—”

 

Di Pekalongan terdapat sebuah Masjid besar dikampung Arab yg dibangun oleh Habib Husein b Salim Alatas yg dipenuhi oleh orang2 yg melakukan shalat,terutama pada waktu shalat asar dan Maghrib,sedangkan yg menjadi Imamnya adalah Saadah Alawiyin yaitu Al-Habib Ahmad b Abdullah b Thalib Alatas.

 

Selama bertahun-tahun Beliau menjadi Imam semata-mata karena mengharap balasan dari ALLAH Swt.
Beliau selalu berada di Masjid sejak dari shalat ashar sampai setelah sholat Isya’ dan dari setelah shalat shubuh sampai setelah terbit matahari,tekun dalam seluruh waktu.

 

Jika Beliau mempunyai udzur Beliau mengabarkan mereka agar mereka segera melaksanakan shalat dan tidak usah menunggunya karena waktu2 shalat telah ditetapkan,tidak bertambah dan tidak berkurang dari waktu yg telah diketahui.Pada akhir tahun 1331 H/1913 M Al-Hb.Ahmad b Abdullah b Thalib melakukan pembaharuan pembangunan Masjid itu.Beliau berusaha dengan menemui orang2 yg dilihatnya mempunyai tanda2 mau membantu dan bersih dlm pendapatan usahanya.Ketika bantuan telah diperoleh Beliau meminta Al-Hb.Husein b Alwi b Shahabuddin untuk menangani pekerjaan perbaikanya karena ia mempunyai pengetahuan tentang teknik.Lalu mulailah Beliau menangani perbaikan itu dan mendapat pertolongan dari ALLAH Ta’ala.Menaranya dibuat seperti menara Masjid2 di Hadramaut dengan bentuk yg sebaik-baiknya.Beliau sangat senang dengan perbaikan ini.Setiap ada orang yg datang ketempatnya,Beliau berkata kepadanya,”Pergilah ke Masjid.Lihatlah dan naiklah kemenaranya.” Jika orang itu kembali ketempatnya Beliau bertanya kepadanya,”Bagaimana engkau melihat masjid itu.Apakah sesuai dengan keterangan yg sampai kepadamu ?.” Sebagaian mereka menjawab,” Lebih dari yg digambarkan.” Ketika pembangunan selesai datang Al-Hb.Muhammad b Ahmad Al-Muhdhar.Setelah Beliau mengelilingi Masjid itu Beliau diminta untuk menuliskan tahun pembangunannya(perbaikannya).

 

Maka Beliau membuat qashidah yg awalnya adalah : Berdasar ketaqwaan didirikan tiang2nya,yaitu tahun 1332 H.”