Mengikatkan diri dan hari dengan orang yang sholih

January 10, 2017 by abahzaky2014

Copas dari MJT Grup

 

*MENGIKATKAN DIRI DAN HATI DENGAN ORANG SHALIH*

 

Pertama, Surat al-Fatihah telah membagi manusia menjadi dua, yaitu kelompok “orang-orang yang mendapatkan nikmat” (‘an’amta a’alaihim) dan kelompok “orang-orang yang dimurkai Allah” (ghairil maghdhubi ‘alaihim), kelompok “orang-orang yang sesat” (dhallin). Saat membaca surat tersebut, kita memohon agar Allah senantiasa memberi kita petunjuk untuk mengikuti kelompok pertama. 

 

Kelompok yang mendapat nikmat itu dirinci dalam ayat lain bahwa mereka adalah para Nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang shalih (lihat QS an-Nisa ayat 69 dan Maryam ayat 58).

 

Kedua, dalam doa yang diajarkan oleh ulama salaf, kita sering membaca kalimat “Rabbi fanfa’na bibarkatihim, wahdinal husna bi hurmatihim, wa amitna fi thariqatihim”. Kalimat tersebut berarti, “Ya Allah, berilah kemanfaatan untuk kami berkat mereka, berilah kami petunjuk kebaikan berkat kehormatan mereka, dan wafatkanlah kami di jalan mereka.” 

 

Doa ini merupakan harapan agar kita dapat menempuh perjuangan yang sama seperti perjuangan orang-orang shalih, serta dapat meninggal dunia di jalan mereka itu. 

 

Ketiga, dalam tartib al-Fatihah atau rangkaian bacaan al-Fatihah yang disusun oleh para ulama, misalnya Ratib al-Haddad, kita pun mendapati kesimpulan senada.

 

 Sebuah harapan agar kita dikumpulkan dan dipertemukan dengan orang-orang shalih itu. Seusai menyebut ulama-ulama sufi, di mana saja mereka berada, di timur atau barat, kita membaca doa semoga Allah tinggikan derajat mereka di surga, dan memberi kita manfaat dengan mereka, ilmu-ilmu mereka, rahasia-rahasia mereka, cahaya mereka, dan menggolongkan kita bersama mereka dalam keadaan baik dan ‘afiah (وَيُلْحِقُنَا بِهِمْ فِي خَيْرٍ وَعَافِيَةٍ).
 

Inilah makna keberpihakan dan harapan agar kita berada di jalur orang-orang baik itu. Di dunia dengan cara mencintai, mengenang, mendoakan, dan ikut berjuang di jalan mereka. 

 

Sementara di akhirat, saat Allah membagi manusia secara umum menjadi dua, yaitu penghuni surga dan neraka, semoga Allah kumpulkan kita bersama orang-orang baik itu, di surga-Nya! 
Amin Ya Rabbal ‘Alamin,Amiiiiiiin…