Sembilan Keturunan Setan

September 18, 2016 by abahzaky2014

Copas dari TEC grup.

 

*SEKILAS INFO*…….
Assalamu’alaikum wrwb,
*Auudzu billaahi minasy-syaitaanir- rajiim…..*

_*Sayyidina Umar Bin Khatthob R.A*_ berkata:

*Anak keturunan syaitan itu ada 9*
1. Zalitun

2. Watsin

3. Laqus

4. A’wan

5. Haffaf

6. Murroh

7. Masuth

8. Dasim

9. Walhan

 

ﻓﺎﻣﺎ ﺯﻟﻴﺘﻮﻥ ﻓﻬﻮ ﺻﺎﺣﺐ ﺍﻻﺳﻮﻕ ﻓﻴﻨﺼﺐ ﻓﻴﻬﺎ ﺭﺍﻳﺘﻪ
*Setan Zalitun* Bertugas menggoda penghuni pasar dalam transaksi jual beli dengan menyuruh untuk melakukan kedustaan, penipuan,memuji-muji barang dagangan, mencurangi timbangan, dan bersumpah palsu.
ﻭ ﺍﻣﺎ ﻭ ﺛﻴﻦ ﻓﻬﻮ ﺻﺎﺣﺐ ﺍﻟﻤﺼﻴﺒﺎﺕ
*Setan Watsin* Bertugas menggoda manusia yang tertimpa musibah agar tidak bersabar sehingga yang bersangkutan berteriak histeris, menampar-nampar pipi, emosional dsb.
ﻭ ﺍﻣﺎ ﺍﻋﻮﺍﻥ ﻓﻬﻮ ﺻﺎﺣﺐ ﺍﻟﺴﻠﻄﺎﻥ
*Setan A’wan* Bertugas menggoda para penguasa untuk bertindak dzalim….
ﻭ ﺍﻣﺎ ﻫﻔﺎﻑ ﻓﻬﻮ ﺻﺎﺣﺐ ﺍﻟﺸﺮﺍﺏ
*Setan Haffaf* Bertugas membujuk dan menggoda orang untuk meneguk minuman keras/khamar…
ﻭ ﺍﻣﺎ ﻣﺮﺓ ﻓﻬﻮ ﺻﺎﺣﺐ ﺍﻟﻤﺰﺍﻣﻴﺮ
*Setan Murroh* Bertugas menggoda agar orang asyik bermain seruling dan alat musik berikut nyanyiannya…..
ﻭ ﺍﻣﺎ ﻟﻘﻮﺱ ﻓﻬﻮ ﺻﺎﺣﺐ ﺍﻟﻤﺠﻮﺱ
*Setan Laqus* Bertugas menggoda orang untuk menyembah api.
ﻭ ﺍﻣﺎ ﺍﻟﻤﺴﻮﻁ ﻓﻬﻮ ﺻﺎﺣﺐ ﺍﻻﺧﺒﺎﺭ ﻳﻠﻘﻴﻬﺎ ﻓﻰ ﺍﻓﻮﺍﻩ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻭ ﻻ ﻳﺠﺪﻭﻥ ﻟﻬﺎ ﺍﺻﻼ
*Setan Masuth* bertugas menyebarkan berita dusta lewat mulut manusia sehingga tidak bisa ditemukan berita yang sebenarnya…..
ﻭ ﺍﻣﺎ ﺩﺍﺳﻢ ﻓﻬﻮ ﺻﺎﺣﺐ ﺍﻟﺒﻴﻮﺕ ﺍﺫﺍ ﺩﺧﻞ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺍﻟﻤﻨﺰﻝ ﻭﻟﻢ ﻳﺴﻠﻢ ﻭﻟﻢ ﻳﺬﻛﺮ ﺍﺳﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﺍﻭﻗﻊ ﻓﻴﻤﺎ ﺑﻴﻨﻬﻢ ﺍﻟﻤﻨﺎﺯﻋﺔ ﺣﺘﻰ ﻳﻘﻊ ﺍﻟﻄﻼﻕ ﻭ ﺍﻟﺨﻠﻊ ﻭ ﺍﻟﻀﺮﺏ
*Setan Dasim* bertugas didalam rumah, ketika seseorang masuk kedalamnya tanpa mengucapkan salam, tidak pernah menyebut nama Allah didalamnya, setan tersebut akan menimbulkan perselisihan sehingga akan terjadi talak, khulu’ dan pemukulan =KDRT….

 

*( menciptakan ketidak harmonisan dalam rumah tangga)*
ﻭ ﺍﻣﺎ ﻭﻟﻬﺎﻥ ﻓﻬﻮ ﻳﻮﺳﻮﺱ ﻓﻰ ﺍﻟﻮﺿﻮﺀ ﻭ ﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩﺍﺕ
*Setan Walhan* Bertugas menggoda dan mengacaukan manusia dalam berwudlu, sholat dan dalam ibadah-ibadah yabg lain

 

*( Nashoikhul Ibad 57-58)….*
Wallahu a’lam bishawab…….🙏🏻🙏🏻