Gotak Gatik Gatuk: Tahlil dan Pancasila

June 29, 2016 by abahzaky2014

Copas dari MJT Grup

 

Hubungan TAHLIL dan PANCASILA
Menurut Almukarom Kiai Harun Ismail, Kalau kita ingin melihat pelaksanaan Pancasila yg benar dan tepst maka lihatlah orang tahlilan. 

Inilah filosofi Pancasila yg berada di Tahlilan ala NU. 

*Satu*:

Orang tahlil itu pasti baca surat Al-Ikhlas yg berbunyi *Qulhu Allahu ahad Allahus shomad*. 

Itulah *KETUHANAN YG MAHA ESA* dan di dalam tahlil pasti baca itu. Yang artinya *Tuhan itu satu*.
*Kedua*, 

Org tahlil di lingkungan NU itu, siapa pun boleh datang dan ikut, tdk ada seleksi, tidak ada pertanyaan, “kamu bisa tahlil enggak?

Kalau enggak bisa, tidak disuruh keluar.

Di NU tidak seperti itu”. 

Bahkan nonmuslim pun boleh masuk dan orrang yang mem-bid’ah2kan tahlil pun dipersilakan ikut, kalau mau. 

Tidak ada yg di-beda2kan. 

Itulah 

*KEMANUSIAAN YG ADIL DAN BERADAB*
Dan kalau dilihat di kampung2, org tahlil itu duduknya bersila semua. Tidak dibedakan duduknya seorang pejabat, kiai, santri dan orang biasa. Semuanya besila, rata. 

Itulah *PERSATUAN INDONESIA* terdpt dalam sila ke tiga pancasila. Duduknya sila semua.
Setelah itu, menjelang dimulai, di sanalah mereka mencari pemimpin, mereka saling tuding menuding. Satunya bilang njenengan saja yabg mimpin dan yang lainnya juga bilang njenengan yg lbh pantas”
Di sanalah terjadi musyawarah kecil2an mencari seorang pemimpin tahlil. 

Sampai kepilih satu yg memimpin tahlil. Tidak ada yang syirik semua mendukung dan khusyuk mengikuti pemimpin Tahlil, Itulah *KERAKYATAN YG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DLM PERMUSYAWARATAN/PERWAKILAN*
Setelah tahlil selesai, berkatnya keluar. Semuanya mendaptkan berkat yang sama tanpa ada perbedaan baik tampilan dan isinya semuanya sama. 

*KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA*
Diriwayatkan oleh Gus Ipul pada halaqoh Majelis Alumni IPNU di Hotel The Alana, Surabaya 😊😊🙂
Salam ☕🚬