“Khilafiyah Furu’iyah, Sunnah dan Bid’ah”

June 2, 2016 by abahzaky2014

kiriman dari jamaah MJT

 

“Khilafiyah Furu’iyah, Sunnah dan Bid’ah”

=================================
DR. Amir Faishol Fath, MA

(Alumni Pondok Pesantren Al Amin Parenduan, Sumenep, Madura)
*Korbankan persatuan umat demi fanatisme furu’iyah adlah kebodohan atas agamanya.
*Kaidah ushul fiqh: “LAA INKARA FIL MUKHTALAF FIIHI” (tidak boleh ada pengingkaran dalam khilafiyah)
*Kaidah berikutnya: “tidak ada paling benar dalam masalah furu’iyah khilafiyah”.
*Kaidah berikutnya: “tidak ada bid’ah dalam khilafiyah furu’iyah. Menghakimi bid’ah terhadap khilafiyah furu’iyah adlah kesalahan.
*Bukan ikut Sunnah, jika yg hukumnya Sunnah diwajibkan. Biarkan yg hukumnya Sunnah tetap Sunnah, jangan diwajibkan.
*Bid’ah terjadi hanya dalam wilayah ushul, bukan wilayah khilafiyah furu’iyah. Sperti sholat Subuh 4 roka’at. Ini bid’ah. Baca qunut bukan bid’ah.
*Cinta Nabi ushul. Mauludan adlah khilafiyah furu’iyah. Maka yg salah yg tdk cinta Nabi dan menyerang khilafiyah.
*Membaca lailaha illallah: Ushul.

Tahlilan khilafiyah furu’iyah. Yang salah yg tdk ucapkan lailaha illallah dan yg serang khilafiyah.
*Tidak ikut Sunnah org yg serang khilafiyah. Sebab Kanjeng Nabi membiarkan sahabatnya berbeda pendapat dalam hal furu’iyah.
*Tidak ikut Sunnah yg hanya ikut amalan Nabi sekitar ritual saja. Sebab Sunnah nabi juga mengurus pasar, ekonomi dan negara.
*Bukan seorang yg fakih, yg keluarkan hukum sesuatu adlah haram dan bid’ah dgn alasan Kanjeng Nabi gak pernah kerjakan.
*Khilafiyah terjadi karena gak ada dalil khusus. Itu tugas fiqh. Yang bukan fakih jangan ikut-ikutan. Biar gak rancu.
*Kekacauan terjadi karena adanya orang2 yg bukan fakih ikut-ikutan ngurus fiqh lalu merasa dirinya berhak tandingi Imam Syafi’i dan imam-imam lainnya.
*Khilafiyah itu sudah dibahas oleh ulama. Masing2 punya dalil. Kita tinggal ikut saja. Bukan menghakimi yg lain.
*Memilih pemimpin: ushul.

Gunakan demokrasi: furu’. Maka salah yg gak mau pilih pemimpin krn alasan furu’.
*Salah yg mengatakan: dari pada pilih pemimpin muslim yg korup mending pilih pemimpin kafir yg tdk korup.
*Seharusnya mengatakan: ayo pilih pemimpin muslim yg bersih dari pada pemimpin kagir yg tdk bersih. Sungguh masih banyak muslim yg bersih.
*Dzolim terhadap Nabi dan Islam yg sempitkan Sunnah hanya sekitar ritual. Sementara mengurus negara tdk dianggap Sunnah.
*Sebaiknya jangan mengaku muslim jika serang Islam dan umat Islam. Apalagi bela kebatilan dan kesesatan.
*Yang membuat umat Islam tdk berdaya adlah munculnya orang2 mengaku muslim tapi serang umat Islam dan bela kebatilan.