5 Renungan dan 7 Prinsip serta 10 Pesan

May 31, 2016 by abahzaky2014

Copas dari MJT grup

 

*Renungkan 5 Hal Ini*
Diambil dari nasehat Imam Hasan Basri yang mengajak kita untuk merenungi 5 hal yang paling pantas untuk selalu kita cemaskan. antara lain:
1. Ibadah kita
Adakah ibadah kita selama ini cukup pantas untuk diterima Allah SWT. Ataukah jangan-jangan shalat yang begitu banyak kita kerjakan itu hanyalah gerakan tanpa makna. Dan ataukah puasa dan amal kita hanyalah penghias hasrat semata. Bukankah misi hidup manusia didunia adalah beribadah pada ALLAH? lalu apa gunanya kita jika semua ibadah kita tidak diterima oleh ALLAH. Selayaknya kita selalu meminta pada ALLAH untuk memperbaiki ibadah kita dan terus menjaga niat kita hanya untukNya.
2. Dosa-dosa kita
Sudah berapa banyak dosa yang kita lakukan selama kita hidup? Segala yang besar berasal dari yang kecil. kadang kita tertipu oleh dosa-dosa kecil. merasa dosa kecil tidaklah terlalu besar dampaknya. padahal semua yang besar berasal dari yang kecil. Bagaimana jika ibadah kita yang pas-pasan senantiasa dikikis oleh dosa yang membesar?
Semoga ALLAH senantiasa menjaga kita dari dosa kecil dan besar.
3. Surga dan Neraka
Surga dan neraka adalah konsekuensi dan keniscayaans hidup manusia setelah hari perhitungan. Hanya ada dua tempat itulah tempat kita kembali nanti.
Sudahkah kita tahu betapa dasyatnya siksa neraka? dan sudahkah kita yakin akan kenikmatan surga?
Sudahkah kita pantas memasuki surga? dan sudahkah kita yakin bisa terhindar dari siksa neraka?
Semoga tempat kembali kita adalah tempat terbaik disisi ALLAH SWT
4. Masa lalu dan masa depan
Masa lalu adalah pelajaran berharga yang harus kita ingat baik-baik. sedangkan masa depan adalah sesuatu yang tidak pernah kita ketahui. Untuk itu, setiap hari kita diingatkan oleh ALLAH melalui setiap shalat kita untuk senantiasa diberikan petunjuk menapaki jalan yang lurus.
5. Keridloan Allah atas semua tindakan kita
Dari semua hal yang kita lakukan dahulu, sekarang maupun yang akan datang, adakah kita yakin bahwa semua itu mendatangkan ridlo ALLAH? ataukah hanya hal sekedarnya yang tidak ada nilainya, atau bahkan membawa murka ALLAH? kita perlu senantiasa memperhatikan apa yang sedang dan kita lakukan. bisa jadi hal kecil yang kita lakukan dapat membawa nilai besar disisi ALLAH. baik itu nilai kebaikan, maupun nilai keburukan.

قواعد السعادة السبع لأمير المؤمنين علي ابن أبي طالب كرم الله وجهه.

Tujuh prinsip kebahagiaan menurut al-Imam Ali bin Abi Tholib Karramallahu Wajhah.
1. لا تكره أحدا مهما أخطأ في حقك.

Jangan pernah membenci orang lain sekali pun mereka men-dzholimi mu.
2. لا تقلق أبدا مهما بلغت الهموم.

Jangan pernah merasa panik atau galau meski engkau dalam masalah besar.
3. عش في بساطة مهما علا شأنك.

Hidup lah sederhana sekali pun engkau org yg terpandang.
4. توقع خيرا مهما كثر البلاء.

Selalu lah berharap kepada Allah kebaikan meski musibah yg datang kepada mu silih berganti.
5. أعط كثيرا ولو حرمت.

Jangan lah engkau pelit untuk bersedekah walaupun engkau tidak memiliki harta yg berlimpah.
6. إبتسم ولو القلب يقطر دما.

Selalu tersenyum lah kepada semua makhluq Allah dalam keadaan apapun yg kau alami.
7. لا تقطع دعاءك لأخيك المسلم بظهر الغيب.

Jangan pernah putus mendo’akan saudara mu sesama muslim saat engkau sendirian…..
Semoga Bermanfaat 
Sobakhul Kher 
🌹🌹🌹🌹🌹
SYEIKH AL-IMAM IBRAHIM BIN ADAM,RA
10 Pesan Ibrahim bin Adam
1. kalian mengenal Allah tetapi kalian tidak menunaikan hak-Nya.
2. kalian mengaku mencintai Rasul-Nya, tetapi kalian meninggalkan sunnahnya.
3. kalian membaca Al-Qur’an, tetapi kalian tidak mengamalkan isinya.
4. kalian banyak diberi nikmat karunia, akan tetpi kalian tidak mensyukurinya.
5. kalian mengatakan bahwa syetan adalah musuh, tetapi kalian justru mengikuti
langkahnya.
6. kalian mengaku bahwa Syurga adalah benar adanya,
namun kalian tidak melakukan amalan2 yg mengantar kesana.
7. kalian mengaku bahwa Neraka adalah benar adanya,
tetapi kalian tidak lari dari panas siksanya.
8. kalian mengaku bahwa kematian benar adanya,
namun kalian tidak mempersiapkan diri kesana.
9. kalian sibuk mengurusi kekurangan orang lain,
tetapi kalian lupa akan kekurangan diri sendiri.
10.kalian menguburkan jenazah,
akan tetapi tidak mau mengambil pelajaran dari peristiwa kematian