Generasi Bahagia

January 28, 2016 by abahzaky2014

Copas dari sebelah.

 

GENERASI BAHAGIA . . . . 😀
Berdasar penelitian beberapa psikolog :
GENERASI BAHAGIA itu adalah generasi kelahiran 1950 – 1980….. 😀

 

Dan itu adalah kami… 👏😃😘
Kami adalah generasi terakhir yang masih bermain di halaman rumah yang luas…. .

Kami berlari dan bersembunyi penuh canda-tawa dan persahabatan….. .

Main petak umpet, boy-boyan, gobag sodor/galasin, lompat tali, masak-masakan, dokter-dokteran, sobyong, jamuran, putri putri melati tanpa peringatan dari ayah-ibu. 

Kami bisa manfaatkan gelang karet, isi sawo, kulit jeruk, baterai bekas, sogok telik menjadi permainan yang mengasyikan….. .

Kami yang tiap melihat pesawat terbang langsung teriak : ” Pakdheeee minta uang…!!! 😁😅😜
Kami generasi yang ngantri di wartel dari jam 5 pagi, berkirim surat pakai kertas surat Sanrio atau Flomo dan menanti surat balasan dengan penuh rasa rindu…..#eaaa…😅😘 😜

Tiap sore kami menunggu cerita radio Brama Kumbara dan berkirim salam lewat penyiar radio…. .

Kamilah generasi yang SD-nya merasakan papan tulis berwarna hitam, masih pakai pensil dan rautan yang ada kaca di ujung atas salah satu sisinya….. .

Kamilah generasi yang SMP dan SMA-nya masih pakai papan tulis hitam dan kapur putih. Generasi yang meja sekolahnya penuh dengan coretan kejujuran kami melalui tulisan Tipe-X putih, generasi yang sering mencuri pandang teman sekolah yang kita taksir, kirim salam buat dia lewat temannya dan menyelipkan surat cinta di laci mejanya…#eheeem#…👏😚😘
Kami adalah generasi yang merasakan awal mula teknologi gadget komunikasi seperti pager, computer Pentium jangkrik 486 dan betapa canggihnya Pentium 166Mhz. 

Kami generasi yang sangat bangga kalau memegang Disket kapasitas 1.44Mb dan paham sedikit perintah Dos dgn mengetik Disccopy*.*, del, md, dir/w/p. Kami adalah generasi yang memakai MIRC utk chatting dan searching memakai Yahoo.

Generasi bahagia yang pertama mengenal Atari, Sega, Nintendo, Gimbot (Gamewatch) yang belum berwarna…. 😅😘
Generasi kami-lah yang merekam lagu dari siaran radio ke pita tape dan yang menulis lirik lagu dengan cara play-pause-rewind, dan memanfaatkan pensil untuk menggulung pita kaset yang macet, kirim-kiriman salam sama teman-teman lewat siaran radio, saling sindir dan bla bla bla…., generasi penikmat awal walkman dan mengenal apa itu Laserdisc, VHS…. . 

Kami-lah generasi layar tancap ‘misbar’ yang merupakan cikal bakal bioskop XXI…. .👏😅
Kami tumbuh diantara para legenda cinta seperti Koes Plus, Dian Pishesa, Ebiet G Ade, Kla Project, Dewa 19, Padi, masih tak malu menyanyikan lagu Sheila on 7, dan selalu tanpa sadar ikut bersenandung ketika mendengar lagu : 

“Mungkin aku bukan pujangga, yg pandai merangkai kata… 🎤🎧🎶”
Kami generasi bersepatu Butterfly, Dogmart, Warior dan rela ‘nyeker’ berangkat sekolah tanpa sepatu kalau sedang hujan. Cupu tapi bukan madesu lhooo…. hahaha 😁👏😂
Kami adalah generasi yang bebas, bebas bermotor tanpa helm, yang punya sepeda, sepedanya disewain 200 perak/jam, bebas dari sakit leher karena kebanyakan melihat ponsel, bebas manjat tembok stadion, bebas mandi di kali, di sungai dll, bebas manggil teman sekolah dengan nama bapaknya. Bebas bertanggung jawab….. 👏😘
Sebagai anak bangsa Indonesia, kami hafal Pancasila, nyanyian Indonesia Raya, Maju Tak Gentar, Teks Proklamasi, Sumpah Pemuda, nama-nama7 para Menteri Kabinet Pembangunan IV dan Dasadharma Pramuka dan nama-nama seluruh propinsi di Indonesia….😊😘👍
Kini di saat kalian sedang sibuk-sibuknya belajar dengann kurikulum-mu yang njlimet, kami asyik-asyikan mengatur waktu untuk selalu bisa ngumpul reunian dengan generasi kami…😉
Betapa bahagianya generasi kami……👏😆😘👍
Maaf anak-anakku dan juga cucu-cucuku…. , kalian belajar yang keras ya untuk mendapatkan kebahagian dengan cara kalian sendiri….☺
Salam sayang dari kami…😘
♡ Generasi 50-80’an ♡