Puisinya Rendra ๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘ย 

July 31, 2015 by abahzaky2014

File puisi: W.S Rendra dalam konser Suluk Hijau di Manggala Wanabhakti, Jakarta, Kamis, 27 Maret 2008.
………Seringkali aku berkata,

Ketika semua orang memuji milikku

Bahwa sesungguhnya ini

hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya

Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya

Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya

Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya: mengapa Dia menitipkan padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???

Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???…
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?

Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah

kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,

kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku, 

aku ingin lebih banyak harta, 

ingin lebih banyak mobil, 

lebih banyak rumah, 

lebih banyak popularitas, 

dan kutolak sakit, 

kutolak kemiskinan,
Seolah semua โ€œderitaโ€ adalah hukuman bagiku.

Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika: aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih. 

Kuminta Dia membalas โ€œperlakuan baikkuโ€, dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,
Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadahโ€ฆ โ€œketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama sajaโ€ ……..
“….Renungan

WS Rendra

Tanggalan

July 2015
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Blog Stats

  • 140,351 hits
web
statistics